BaileoIcon

TAPAKMAYA JARINGAN BAILEO MALUKU

Perbaharuan terakhir: 30 Juli 2004

 

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA MALUKU

Apa saja yang dijelaskan oleh angka-angka statistik?

 

Empat tahun terakhir, sejak kerusuhan besar 1999, berita tentang manusia Maluku adalah jumlah korban kekerasan dan pengungsi. Tetapi, bagaimana sesungguhnya keadaan umum penduduk propinsi ini? Berikut adalah rangkuman data mengenai Indeks Pembangunan Manusia (Human Development Index, HDI) di Maluku (warna tebal merah ), dibandingkan dengan beberapa Propinsi lain di Indonesia (sengaja dipilih peringkat 3 teratas dan 3 terbawah saja, sebagai bahan perbandingan). Semua data disarikan darin Laporan Pembangunan Manusia Indonesia (Indonesian Human Development Report) 2001 oleh Biro Pusat Statistik (BPS), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) dan Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-bangsa (United Nations Development Programmes, UNDP), Towards A New Consensus: Democracy and Human Development in Indonesia; Jakarta: 2002.

 

Schoolkids

TAN JO HANN

Threegirls

TAN JO HANN

MommaSon

TAN JO HANN

 

INDEKS PEMBANGUNAN MANUSIA

Nilai indeks Maluku adalah 67,2; diatas rata-rata INDONESIA 64,3; menduduki peringkat-5 nasional dari 26 Propinsi yang ada saat itu. gapbullet Usia Harapan Hidup: Jakarta (71,1 tahun); Jogyakarta (70,9); Kalimantan Timur (69,0); Maluku (67,4); Papua (64,5); NTB (63,6); NTT (57,8); rata-rata INDONESIA (66,2). gapbullet Tingkat Melek Huruf: Jakarta (97,8%); Sulawesi Utara (97,2); Sumatera Utara (95,8); Maluku (95,8); Jawa Timur (81,3); NTT (81,2); Papua (71,2); rata-rata INDONESIA (88,4). gapbullet Rata-rata Lama Bersekolah: Jakarta (9,7 tahun); Sumatera Utara (8,0); Jogyakarta (7,9); Maluku (7,6); Kalimantan Barat & Papua (5,6); NTB (5,2); rata-rata INDONESIA (6,7). gapbullet Belanja Nyata per Kapita: Jogyakarta (Rp 597.800); Jakarta (593.400); Bali (587.900); Maluku (576.900); Sumatera Utara (568.700); Sumatera Selatan (564.500); Aceh (562.800); rata-rata INDONESIA (578.800).

Khusus untuk Maluku sendiri, daerah dengan Indeks Pembangunan Manusia tertinggi adalah Kota Ambon (nilai indeks 73,0; peringkat-3 nasional, tetapi mengalami penurunan -1,7 antara tahun 1996-1999). Terendah adalah Maluku Tenggara (indeks 64,7; peringkat-132 dari 294 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, dan mengalami penurunan -2,6 antara tahun 1996-1999). gapbullet

INDEKS KEMISKINAN PENDUDUK

Tetapi, Maluku merupakan propinsi ke-14 termiskin penduduknya di Indonesia; menduduki peringkat-12 dengan nilai indeks 24,7; berada di bawah rata-rata nasional INDONESIA 25,2. gapbullet Penduduk yang tak akan bertahan hidup sampai usia 40 tahun: Jakarta (hanya 7,9%); Jogyakarta (8,2); Kalimantan Tengah (10,4); Maluku (13,1); Sulawesi Tengah (21,2); Kalimantan Selatan (24,5); NTB (31,5); rata-rata INDONESIA (15,2). gapbullet Orang Dewasa Buta Huruf: Jakarta (hanya 2,2%); Sulawesi Utara (2,4); Sumatera Utara & Maluku (4,2); NTT (19,6); NTB (27,2); Papua (28,8); rata-rata INDONESIA (11,6). gapbullet Penduduk tanpa Air-bersih: Bali (hanya 34,2%); Kalimantan Timur (35,8); Jakarta (40,2); Maluku (52,1); Kalimantan Tengah (68,2); Riau (71,8); Kalimantan Barat (78,4); rata-rata INDONESIA (51,9). gapbullet Penduduk tanpa fasilitas pelayanan kesehatan: Jakarta (hanya 2,0%); Jogyakarta (8,6); Bali (14,9); Maluku (23,8); NTB (38,2); Riau (39,2); Kalimantan Barat (43,3); rata-rata INDONESIA (21,6). gapbullet Balita kekurangan gizi: Jogyakarta (hanya 17,3%); Bali (21,0); Jakarta (23,7); Maluku (29,3); NTT (38,7); NTB (39,7); Kalimantan Barat (42,0); rata-rata INDONESIA (30,0).

Khusus untuk Maluku, daerah dengan Indeks Kemiskinan Penduduk tertinggi atau daerah termiskin adalah Maluku Utara (indeks 31,8; peringkat-67 nasional); kemudian Maluku Tengah (indeks 25,4; peringkat-158); dan Maluku Tenggara (indeks 24,5; peringkat-176). stopperbullet

INDEKS PEMBANGUNAN PEREMPUAN

Meskipun demikian, ternyata Maluku merupakan salah satu propinsi di Indonesia dimana keadaan umum kaum perempuannya cukup baik. Dengan proporsi penduduk perempuan persis separuh (50%) dari total penduduknya, Indeks Pengembangan Perempuan daerah ini mencatat nilai 61,0 (di atas rata-rata nasional 55,9) dan menduduki peringkat-4 nasional (setelah Jogyakarta, Jakarta, dan Sumatera Utara). gapbullet Usia harapan hidup kaum perempuan: Jakarta (73,2 tahun; kaum lelakinya hanya 69,3 tahun); Jogyakarta (72,9; lelaki 69,0); Bali (71,6; lelaki 67,5); Maluku (69,3; lelaki 65,4); Sulawesi Tengah (64,5; lelaki 60,7); Kalimantan Selatan (62,8; lelaki 59,1); dan NTB (59,4; lelaki 55,9); rata-rata INDONESIA (68,1; lelaki 64,2). gapbullet Perempuan Melek-huruf: Sulawesi Utara (97,3% dari total penduduk perempuan; lelakinya 97,2); Jakarta (96,8; lelakinya 98,9); Maluku (94,2; lelakinya 97,4); Bali (75,4; lelakinya 90,2); Jawa Timur (74,5; lelakinya 88,6); dan Papua (hanya 64,8; lelakinya 77,3); rata-rata INDONESIA (84,1; lelakinya 92,9). gapbullet Lama waktu bersekolah kaum perempuan: Jakarta (rata-rata 9,0 tahun; lelakinya 10,4 tahun); Sumatera Utara (7,5; lelakinya 8,5); Maluku (7,3; lelakinya 8,0); NTT (5,2; lelakinya 5,9); Papua (4,8; lelakinya 6,4); dan NTB (4,5; lelakinya 6,0); rata-rata INDONESIA (6,1; elalkinya 7,3).

Khusus untuk Maluku, Kota Ambon sempat menduduki peringkat-1 nasional dalam Indeks Pengembangan Perempuan, dengan nilai 69,8. Yang terendah adalah Maluku Utara (indeks 56,7; peringkat-136 dari 294 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia); kemudian Halmahera Tengah (indeks 57,8; peringkat-115); Maluku Tenggara (indeks 57,9; peringkat 111); dan Maluku Tengah (indeks 60,9; peringkat-51). stopperbullet

INDEKS PEMBERDAYAAN PEREMPUAN

Sementara dalam Indeks Pemberdayaan Perempuan, Maluku mencatat nilai 52,7 (diatas rata-rata nasional 49,5) dan menduduki peringkat-5 (setelah Jogyakarta, Jakarta, Kalimantan Selatan, dan Jawa Timur). gapbullet Perempuan Anggota DPRD: Kalimantan Timur (12,5% dari total penduduk perempuan); Jawa Timur (11,1); Bengkulu (10,0); Maluku (7,5); Kalimantan Tengah & Sulawesi Tenggara (2,5); NTB (2,1); dan Riau (hanya 2.0). gapbullet Perempuan menduduki jabatan penting dalam pemerintahan, perusahaan swasta dan organisasi lainnya: Sumatera Barat (58,8% dari total penduduk perempuan); Maluku (55,3); Bali & Kalimantan Timur (33,9); NTB (32,4); dan Papua (hanya 27,8). gapbullet Perempuan yang aktif bekerja produktif: Jogyakarta (45,6% dari total penduduk perempuan); Bali (45,2); NTB (43,1); Maluku (35,0); Jambi (31,6); Kalimantan Timur (31,0); dan Riau (hanya 30,0).

Khusus untuk Maluku, dari segi pemberdayaan perempuan, Kota Ambon tetap yang tertinggi (indeks 57,4; peringkat-10 nasional); kemudian Maluku Utara (indeks 52,1; peringkat-47); Maluku Tengah (indeks 46,8; peringkat-126); Halmahera Tengah (indeks 42,1; peringkat-215); dan terendah adalah Maluku Tenggara (indeks 41,6; peringkat 220). stopperbullet

KINERJA PEREKONOMIAN DAERAH, PENGANGGURAN & KEMISKINAN

Secara umum, propinsi ini mengalami kemerosotan yang cukup berarti. Data berikut memperlihatkan keadaan umum di seluruh Maluku tahun 1998-1999. Belum ada data terbaru sesudah tahun 1998. Tetapi, hampir bisa dipastikan bahwa keadaannya jelas jauh lebih menurun lagi, terutama karena sejak kerusuhan besar 1999, perekonomian Maluku nyaris tak terurus, banyak prasarana dan sarana perekonomian hancur, kelancaran perhubungan antar pulau dan telekomunikasi semakin sulit, dan beban penanggulangan korban kerusuhan dan pengungsi sangat besar. stopperbullet

 

INDIKATOR

Maluku Tenggara

Maluku Tengah

Maluku Utara

Halmahera Tengah

Kota Ambon

Pertumbuhan ekonomi dlm GDRP per kapita (%)

-5,0

-6,2

-6,6

-7,2

-6,2

Angkatan kerja tertampung (%)

58,6

62,5

64,3

67.4

52,7

Pengangguran terbuka (%)

1,8

4,9

7,1

3,1

21,9

Yang bekerja kurang dari 14 jam per minggu (%)

12,5

14,5

14,9

11,9

8,8

Yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu (%)

39,4

60,4

57,2

51,2

30,2

Angkatan kerja di sektor informal (%)

97,5

80,1

80.6

89,9

20,2

Belanja per penduduk per bulan (Rp 000)

101,3

91,9

105,5

96,1

174,7

Belanja untuk pangan (% total belanja)

72,7

74,4

64,4

76,5

63,4

Garis kemiskinan per penduduk (Rp 000/bulan)

98,9

98,1

99,6

100,3

107,4

Jumlah penduduk miskin (000 orang)

172,2

454,5

244,8

99,4

42,9

Taraf kemiskinan rerata (%)

55,2

64,5

36,2

56,5

13,0

 

angelstrip

smallarrow Kembali ke atas smallarrow RONDA PULAU

smallarrow RUMAH smallarrow PETA TAPAK smallarrow ENGLISH