|
|
|
Organisasi
STRUKTUR & MEKANISME
MAJELIS UMUM
-
Lembaga pengambilan keputusan tertinggi Jaringan.
-
Sebagai forum musyawarah, perencanaan dan evaluasi kebijakan dasar dan strategi umum seluruh anggota Jaringan.
-
Diselenggarakan setiap 3 tahun sekali, antara lain, memilih Dewan Tetua dan Sekretaris Pelaksana.
-
Dilaksanakan oleh Sekretariat Jaringan.
DEWAN TETUA
-
Badan Penasehat & Pengawas Jaringan.
-
Dipilih dalam Majelis Umum untuk masa bakti tiga tahun.
-
Mengawasi kerja dan memberi saran kepada Sekretariat/Sekretaris Pelaksana Jaringan.
-
Mengawasi pelaksanaan semua kesepakatan, aturan, disiplin dan etik organisasi pada semua organisasi anggota Jaringan.
-
Sebagai badan penyelesaian sengketa antar organisasi anggota Jaringan.
SEKRETARIAT JARINGAN
-
Badan Pelaksana organisasi Jaringan.
-
Sebagai pusat koordinasi, komunikasi, dan informasi bagi dan antar semua anggota Jaringan.
-
Dipilih dalam Majelis Umum untuk masa bakti tiga tahun.
-
Melapor dan bertanggungjawab kepada Majelis Umum.
TIM INTI FASILITATOR
-
Satuan Tugas utama dan siap bergerak kapan dan dimana saja jika diminta oleh anggota Jaringan, terutama untuk melayani kebutuhan pelatihan, pemantauan, evaluasi, dan perbantuan teknis.
-
Dipilih dari para organizer dan fasilitator yang berkemampuan dan berpengalaman dari semua organisasi anggota Jaringan.
-
Dievaluasi dan direorganisasi melalui Pertemuan Tahunan Tim Inti Fasilitator Jaringan.
-
Bekerja di bawah koordinasi dan melapor kepada Sekretariat/Sekretaris Pelaksana.
ORGANISASI ANGGOTA
-
Organisasi-organisasi otonom pelaksana program masing-masing, asalkan sesuai dengan visi dan misi jaringan.
-
Mewakili kepentingan masyarakat dimana mereka bekerja.
-
Peserta tetap dalam Majelis Umum.
-
Menyumbang dan mendukung kegiatan-kegiatan bersama Jaringan, sesuai kemampuannya.
|
|
PANUTAN JARINGAN BAILEO MALUKU:
Johannes Paulus RAHAIL
(almarhum, wafat Nopember 2001); mantan Raja Wilayah Adat Maur Ohoiwut, Kei Besar, Maluku Tenggara; pendiri Yayasan Pengembangan Maur Ohoiwut, anggota Jaringan Baileo Maluku; mantan Ketua Sidang Kongres I Aliansi Masyarakat Adat Nusantara; penerima medali perak Robert F.Kennedy Human Rights Foundation; penerima Satya Lencana Pembangunan Lingkungan Hidup.
Berth RIRIMASSE
(almarhum, wafat Agustus 1997); mantan Raja Negeri Haruku, Kepulauan Lease, Maluku Tengah; pendiri Yayasan Learissa Kayeli, anggotaJaringan Baileo Maluku; penerima Hadiah Nasional Lingkungan Hidup, Kalpataru, 1983.
DEWAN TETUA, 2003-2006:
Roem Topatimasang
(Fasilitator senior ORNOP Indonesia, berbasis di Jogyakarta, mewakili para pendiri Jaringan)
Donatus K.Marut
(Direktur Pelaksana INSIST, Jogyakarta, mewakili pendukung dan mitra Jaringan)
Christina Elizabeth Marantika
(Anggota Komisi Nasional Perempuan, berbasis di Jakarta, mewakili kelompok intellektual Maluku dan kepentingan kaum perempuan)
Eliza Kissya
(Pemuka Adat Negeri Haruku, Kepulauan Lease, mewakili masyarakat adat Maluku Tengah);
Antonius Silubun
(Pemuka Adat Holat, Pulau Kei Besar, mewakili masyarakat adat Maluku Tenggara).
SEKRETARIS PELAKSANA, 2003-2006:
George Corputty
(Ketua Badan Pengurus
HUMANUM).
|